Selamatkan Tanah Hutan dan Masyarakat Adat Unurum Guay
Tokoh masyarakat, pemuda dan perempuan di Kampung Garusa, usai mengikuti Diskusi Tematik bertemakan “Selamatkan Manusia, Tanah, dan Sumber Daya Alam Papua” yang diselenggarakan oleh Perkumpulan PPMA Papua, 4 November 2022. (Foto : Dok.PPMA Papua)
Jejak Sejarah Identitas dan Keberlanjutan Adat di Tanah Orya
Kampung Beneik bukan sekadar tempat bermukim, tetapi juga menjadi saksi bisu perjalanan panjang suku Orya dalam menjaga tradisi dan mempertahankan hak atas tanah leluhur mereka. Nama Beneik, merupakan akronim dari tiga komunitas adat Bengkareng, Nembontong, dan Jik terletak di Distrik Urunum Guay, Kabupaten Jayapura, Papua.
Pemetaan Ruang Hidup dan Harapan Baru di Kampung Beneik
Fasilitasi Penyusunan Perencanaan pengelolaan ruang kelola Kampung berbasis peta kawasan, tata guna lahan dan sebaran Potensi unggulan serta Perkam di kampung Beneik Distrik Unurumguay Kabupaten Jayapura Papua bersama BRWA dan WWF, PEMDA, Oktober 2024.
Suku Rumbuai Di Sarmi Berinisiatif Menjaga Hak Tenurial Bagi Masa Depannya
Upaya pengakuan dan perlindungan hak atas tanah adat di Kabupaten Sarmi terus menunjukkan urgensi yang nyata
Masyarakat Lima Suku di Sarmi Menyepakati Peta Jalan Penguatan Masyarakat Adat
Untuk perlindungan ruang kelola dan penataan ruang hidup, Masyarakat lima suku di Kabupaten Sarmi menyepakati peta jalan penguatan Masyarakat Adat yang harapkan dapat jadi pegangan bersama ketika menyikapi berbagai perubahan yang masuk.
Finalisasi Profil Masyarakat Adat Wilayah Suku Rumbuai
Finalisasi Profil Masyarakat Adat Wilayah Suku Rumbuai dilaksanakan pada akhir September 2025 merupakan bagian dari rangkaian program kolaboratif antara PPMA Papua, AMAHUTA dan Pemerintah Kabupaten Sarmi. Pelaksanaan kegiatan ini dipimpin oleh Tim PPMA - Papua, dengan Jackson Umbora sebagai pembuat laporan.......
Progres PPMA Papua di Kabupaten Mappi
Meskipun dihadapkan pada tantangan waktu dan dinamika sosial-politik yang terus terjadi di tahun 2020 - 2025, Secara keseluruhan, PPMA Papua berperan aktif mendukung masyarakat adat di Tanah Papua. di Kabupaten Mappi Papua Selatan misalnya, Perkumpulan Pemberdayaan Masyarakat Adat Papua mencurahkan perhatiannya bagi masyarakat adat yang hari-hari hidup di rawah bening. Komunitas Masyarakat Adat yang satu ini memang jauh dari keramaian, larut dalam kesunyian panjang dan tak terjamah publik adalah cerita dan rasa yang sulit terurai. Pendekatan holistik yang mencakup pengembangan ekonomi, advokasi hak tanah, penguatan tata kelola Pemerintahan, dan kolaborasi multi-pihak itulah kerja-kerja yang dilakukan PPMA Papua bagi masyarakat adat di rawah bening Kabupaten Mappi Papua Selatan.