Blog
Cari
Mama-Mama di Kampung Beneik dan Garusa di Latih Buat Pupuk Organik
25 May 2026 · Penulis PPMA
Kampung Beneik dan Garusa memiliki ketersediaan bahan dasar yang cukup memadai sehingga memudahkan timnya untuk lakukan pelatihan reklamasi pupuk organic, menurut Obet Farwas salah satu tim PPMA Papua. Selain bahan dasar yang dibutuhkan seperti sisa ampas sagu, daun kering, batang pisang. Kampung Beneik dan Garusa memiliki dusun sagu dan luas pekarangan yang bisa di buka untuk kebun jika di seriusi mama-mama untuk terus mengembangkan diri “Ketersediaan bahan dasar sangat mudah dijumpai di kampung ini, selalin itu kampung Beneik juga memiliki potesi sagu yang sangat luar bisa dan akses untuk ke dusun sagu dan tempat meramu yang boleh saya dibilang sangat dekat tapi juga ketersediaan areal pekarangan, karena itu menurut saya, kampung Beneik cukup layak di dorong untuk reklamasi pupuk organic untuk skala pekarangan rumah” kata Farwas.
Pengenalan bahan dan manfaat bahan foktor penting menjadi penting disampaikan secara teroritis oleh Tim seperti EM4 dan gula merah. Kedua bahan ini menjadi bahan utama yang digunakan. EM4 sendiri berfungsi sebagai Biofertilizer yang menyediakan nutrisi seperti nitrogen, fosfor, dan kalium melalui aktivitas mikroorganisme. Sementara Biopestisida, mengendalikan pertumbuhan patogen tanaman secara biologis, menguraian Bahan Organik, menguraikan sisa-sisa tanaman dan pupuk kandang sehingga menjadi kompos yang kaya nutrisi yang dapat digunakan untuk perbaikan sifat fisik, kimia, dan biologis tanah, meningkatkan porositas tanah dan retensi air, menyeimbangkan pH tanah, meningkatkan populasi mikroorganisme tanah yang bermanfaat dan pengelolaan limbah pertanian menjadi produk yang lebih berguna seperti kompos atau pupuk cair.
Mama-mama diajak untuk melakukan praktek mencampur bahan yang telah disiapkan sebelumnya, pada tahapan ini peserta dibagi menjadi dua kelompok dengan tugas masing – masing seperti menghaluskan batang pisang, daun – daunan dan sisa ampas sagu.
Selain itu, Obet juga memberi apresiasi atas keterlibatan anak-anak muda dua kampung yang terlibat akitf membantu mama-mama mempersipakan alat dan mengumpulkan bahan dasar yang berada terpisah dan membutuhkan waktu antara dua hingga lima jam, Kerjasama ini merupakan harapan baik bagi kemajuan kampung Beneik kedepan.
Salah satu peserta, Naomi Sobor mengaku mendapat pengetahuan tentang cara membuat pupuk organic sederhana denganh menggunakan bahan yang ada di sekitar kampung “ saya sangat berterimakasih karena pelatihan ini memberikan saya pengetahuan tentang cara membuat pupuk menggunakan bahan sederhana yang ada dikampung sendiri” tuturnya.
Pelatihan pembuatan pupuk organic diharapkan 5 Keluarga di tiap kampung dapat memanfaatkan pekerangan rumah untuk budidaya pertanian palawija, teridentifikasi bahan – bahan lokal yang mempunyai kesuburan terhadap tanah, adanya pengetahuan pembuatan pupuk organik untuk pertanian palawija, tersedia pupuk organik yang akan digunakan oleh para peserta sebagai bahan percobaan di kebun masing – masing. Peserta pelatihan juga mengajukan pengadaan bibit tanaman jangka panjang seperti durian, cempedak, mangga, rambutan dimana permintaan tersrbut dapat di usulkan melalui intansi terkait.
Pelatihan reklamasi pupuk organic dibuka resmi oleh tokoh Badan Musawarah Kampung (Bamuskam) Markus Sobor mewakili dua kampung. Dalam sambutan Sobor berharap pelatihan pembuatan pupuk bagi mama-mama dapat memberi manfaat dan pengetahuan untuk diterapkan di kebun masing-masing, pelatihan ini berlangsung 23 Mei hingga 30 Mei 2024.