Beranda › Blog

Blog

Berita & Informasi

Laporan Lokakarya Road Map MSF Kabupaten Jayapura (2024–2026)

20 Apr 2026 · Penulis PPMA

Laporan Lokakarya Road Map MSF Kabupaten Jayapura (2024–2026)

Lokakarya Road Map Multi-Stakeholder Forum (MSF) Kabupaten Jayapura periode 2024–2026 dilaksanakan pada Jumat, 24 November 2023, di Ruang Rapat Bappeda. Kegiatan yang dikelola oleh PT PPMA ini dihadiri oleh 28 peserta, terdiri dari 15 laki-laki dan 13 perempuan dari berbagai instansi pemerintah serta mitra pembangunan. Pertemuan ini bertujuan untuk menyusun panduan strategis bagi kolaborasi lintas sektor di wilayah tersebut.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh upaya penguatan kebijakan ramah hutan melalui pendekatan yurisdiksi yang didukung oleh The Asia Foundation. Program ini fokus pada perlindungan hutan, pengakuan masyarakat adat, dan implementasi Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologi (TAKE). Melalui kerja sama PT PPMA dan PATTIRO, kolaborasi antara pemerintah daerah dan SKPD diperkuat guna memastikan agenda pembangunan berkelanjutan berjalan optimal.

Proses lokakarya dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura setelah sambutan dari perwakilan PT PPMA. Dalam arahannya, Kepala Bappeda menekankan pentingnya sinergi nyata antara pemerintah dan mitra pembangunan dalam wadah MSF. Acara inti diisi dengan presentasi dokumen final Road Map MSF yang dipandu oleh Sekretaris MSF selaku fasilitator untuk menjaring masukan dan diskusi dari seluruh peserta.

Hasil utama pertemuan ini adalah pemaparan dokumen Road Map MSF 2024–2026 yang disusun selaras dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD). Fokus kebijakan tahunan mencakup pemberdayaan masyarakat adat, pengembangan kampung adat, peningkatan kualitas tata sosial, hingga pemantapan pelayanan publik dan pelestarian lingkungan. Peta jalan ini diharapkan menjadi panduan strategis dalam mewujudkan ekonomi hijau di tingkat kampung.

Tertarik Bermitra dengan PPMA Papua?

Kami terbuka untuk kolaborasi dengan lembaga, pemerintah, dan sektor swasta yang memiliki komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat adat Papua.