Blog
Dewan Adat Papua Solid Kawal Pra-Konferensi Masyarakat Adat dan Pemuda Tabi Mamta
17 Sep 2026 · Penulis PPMA
JAYAPURA – Pimpinan Dewan Adat Papua (DAP) memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif besar yang dilakukan oleh pimpinan Dewan Adat Wilayah (DAW) Tabi Mamta, tujuh Dewan Adat Daerah (DAD), serta seluruh suku di wilayah Tabi Mamta. Langkah strategis ini dinilai sebagai bagian dari agenda besar untuk mengkonsolidasikan kembali struktur kepemimpinan masyarakat adat Papua di wilayah tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Adat Papua, Yohanis L. Rosumbre, di sela-sela pelaksanaan Pleno Pra-Konferensi (Pra-KOPRA) yang berlangsung di Gedung Sophie P3W Padang Bulan Abepura, 15 September 2026.
Menurut Yohanis, pertemuan pleno yang berjalan saat ini memiliki sifat krusial untuk mematangkan dan menyiapkan seluruh produk materi agenda. Materi-materi tersebut nantinya akan diputuskan dalam dua agenda besar: Konferensi Ketiga Masyarakat Adat Wilayah Tabi Mamta dan Konferensi Pertama Pemuda Adat Papua Wilayah Tabi.
"Kami atas nama pimpinan Dewan Adat Papua sangat mengapresiasi momen ini. Momen pleno pra-konferensi ini sangat penting bagi kita untuk menyiapkan seluruh produk dan materi yang akan diputuskan di dalam konferensi nanti," ujar Wakil Sekretaris Jenderal DAP, Yohanis L. Rosumbre.
Lebih lanjut, Yohanis menjelaskan hubungan konstitusional institusi DAP dalam mengawal agenda ini. Ia menegaskan bahwa institusi Dewan Adat Papua bertumpu pada dua pilar utama, yaitu statuta dan pedoman dasar yang mengatur tata cara forum pengambilan keputusan tertinggi di setiap tingkatan adat.
"Di tingkat Papua, forum tertinggi adalah Konferensi Besar Masyarakat Adat Papua (KBMAP). Di tingkat wilayah dinamakan Konferensi, sedangkan di tingkat daerah disebut Musyawarah. Mekanisme pleno pra-konferensi ini pun sah dan diatur dalam pedoman dasar kami untuk mempersiapkan seluruh materi," jelasnya.
Pasca-penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) bersama pada 9 Agustus lalu, struktur kepemimpinan Dewan Adat Papua kini telah bersatu dan berada dalam satu barisan yang solid. Kehadiran pimpinan DAP dalam pleno ini adalah bentuk pengawalan langsung terhadap proses konsolidasi yang bergerak dari tingkat suku, daerah, hingga wilayah.
Rangkaian konsolidasi total di wilayah Tabi Mamta ini ditargetkan tuntas dan bersih (clear), sebelum melangkah ke agenda yang lebih besar, yakni Konferensi Besar Masyarakat Adat Papua (KBMAP) Kelima yang direncanakan bakal diselenggarakan di Wilayah Adat Domberai.
Pihak DAP pun menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana, pimpinan dewan adat daerah, serta para kepala suku di wilayah Tabi yang telah bekerja keras menginisiasi ruang konsolidasi ini demi memperkuat eksistensi dan hak-hak masyarakat adat di tanah Papua. . (Jahya Lourentz)