Blog
Dewan Adat Mamta Tabi Siap Gelar Agenda Besar Oktober Mendatang
17 Sep 2026 · Penulis PPMA
JAYAPURA – Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah Tabi Mamta secara resmi menggelar Pleno Pra-Konferensi sebagai langkah krusial untuk melahirkan agenda dan materi strategis. Seluruh materi ini nantinya akan dibawa dan diputuskan pada puncak acara Konferensi yang dijadwalkan berlangsung pada 7–10 Oktober mendatang.
Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Dewan Adat Papua Wilayah Tabi Mamta, Yakonias Wabrar, di sela-sela pelaksanaan Pra-Konferensi di Jayapura.
Yakonias menjelaskan bahwa agenda besar di bulan Oktober nanti akan merangkum dua peristiwa penting sekaligus, yaitu Konferensi Ketiga Dewan Adat Wilayah Tabi Mamta dan Konferensi Pertama Pemuda Adat Tabi.
"Sejak kepengurusan berakhir pada periode 2016 dan 2019, saya diberikan mandat sebagai Ketua Pelaksana Tugas (Plt.) hingga hari ini. Puji Tuhan, tugas-tugas untuk mengkonsolidasi Dewan Adat Daerah (DAD) telah berjalan dengan sangat baik. Saat ini, wilayah Tabi sudah sangat fix, solid, dan siap dengan kepengurusannya," ujar Yakonias Wabrar.
Dalam perjalanannya, konsolidasi organisasi telah berhasil dilaksanakan di berbagai daerah, mulai dari Konferensi Pertama di Keerom, disusul Sarmi, Mamberamo Raya, Grime Nawa yang baru saja dituntaskan tahun ini, hingga proses di Depapre (Defonsoro Utara). Konsolidasi juga terus digeser secara maraton termasuk pelaksanaan Konferensi Buyaka.
Lebih lanjut, Yakonias menjabarkan esensi dari peran Dewan Adat Tabi di tengah masyarakat. Peran utama dewan adat adalah menjadi perpanjangan tangan dan penjelmaan dari para Ondoafi (Ondo).
"Tugas kami di Dewan Adat Tabi adalah membantu para Ondo untuk menjaga hutan mereka, tanah mereka, serta mempertahankan kearifan lokal yang telah dimiliki secara adat turun-temurun. Itulah yang kami ikut jaga dan perjuangkan," tegasnya.
Secara khusus, Ketua Dewan Adat Tabi ini memberikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua Panitia Pelaksana yang telah mengambil inisiatif besar dan bekerja keras untuk menghandle jalannya kedua kegiatan ini secara bersamaan.
Terkait pelaksanaan Konferensi Pertama Pemuda Adat Tabi, Yakonias memandang momen ini sangat vital untuk membentengi masa depan generasi muda di wilayah Tabi, baik dari segi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) maupun perlindungan Sumber Daya Alam (SDA).
"Pemuda Tabi ini perlu kita data dan kumpulkan dengan baik. Tujuannya agar dalam proses membangun tanah Tabi, muncul rasa tanggung jawab dan beban moral di dalam diri mereka sebagai anak adat yang wajib menjaga tanahnya sendiri. Kami ingin menanamkan nilai-nilai yang baik demi eksistensi generasi yang akan datang," tutup Yakonias sembari menyatakan kesiapan total wilayah Tabi menuju konferensi definitif pada Oktober nanti. (Jahya Lourentz)