Beranda › Blog

Blog

Berita & Informasi

Dewan Adat Daerah Grime Nawa Gelar RAKERDA II

30 Aug 2026 · Penulis PPMA

Dewan Adat Daerah Grime Nawa Gelar RAKERDA II

JAYAPURA – Dewan Adat Daerah (DAD) Grime Nawa gelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) pada Kamis hingga Jumat, 20–21 Agustus 2026. Pertemuan alot yang berlangsung di Gedung Gereja GKI Jemaat Marthen Luther, Kampung Mamda Yawan, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura ini resmi melahirkan visi besar untuk mewujudkan Papua sebagai surga kecil di muka bumi yang dimulai dari Grime Nawa.

Rakerda ini dihadiri oleh para Ondoafi, Kepala Suku, Tokoh Gereja, kaum intelektual, serta tokoh pemuda dan perempuan dari 7 suku yang mendiami wilayah adat Grime Nawa, meliputi Suku Klesi, Kemtuik, Nambloung, Elseng, Orya-Oktim (Unurum, Yapzi-Kaureh, Kautabaku). Forum ini menjadi wadah krusial untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan pokok program kerja hasil Konferensi ke-II tahun 2023 lalu. Rumusan ini nantinya akan menjadi rujukan resmi bagi Pengurus DAD Grime Nawa Periode 2024–2029 yang dijadwalkan akan dikukuhkan pada 22 Agustus 2026.

Pengesahan Quorum dan Pimpinan Sidang Tetap

Pada Sidang Pleno I, peserta rapat secara resmi menerima dan mengesahkan quorum, tata tertib, serta jadwal acara Rakerda DAD Grime Nawa 2026. Selain itu, forum juga menetapkan Pimpinan Sidang Pleno Tetap yang akan mengawal seluruh jalannya persidangan:

  • Ketua Pimpinan Sidang: Bernad Demotekay
  • Sekretaris Sidang: Mikha Udam
  • Anggota Sidang: Marthapina Merabano

Membedah Akar Konflik: Menyelamatkan Manusia, Tanah, dan Alam Papua

Dalam pokok pikiran Rakerda, disoroti bahwa perebutan pengaruh dan konflik di Tanah Papua jangan hanya dilihat dari dimensi fisik atau geopolitik semata, melainkan harus dipahami dari dasar konflik yang sesungguhnya. Melalui kesadaran rohani dan Rekonsiliasi Damai secara Roh antara tokoh adat, Tuhan, dan alam semesta, DAD Grime Nawa berkomitmen untuk menyelamatkan eksistensi manusia Papua beserta kekayaan alamnya.

Visi besar "Mewujudkan Papua Menjadi Surga Kecil di Muka Bumi dari Grime-Nawa" tersebut ditopang oleh tiga misi utama:

  1. Rekonsiliasi perdamaian antara manusia, alam semesta, dengan Tuhan sebagai Pencipta di Papua.
  2. Selamatkan manusia, tanah, dan sumber daya alam (SDA) Papua (Grime Nawa).
  3. Restrukturisasi Dewan Adat Papua, DAW Tabi, dan DAD Grime Nawa.

5 Pokok Program Strategis Berbasis 6 Wilayah Adat

Misi besar tersebut kemudian diterjemahkan menjadi program-program konkret yang disesuaikan dengan kondisi nyata di 6 wilayah adat suku Grime Nawa:

  • Rekonsiliasi Perdamaian: Meliputi kajian alam semesta menurut pandangan masing-masing suku, resolusi konflik antarsuku, kesepakatan damai, serta monitoring evaluasi.
  • Keselamatan Manusia: Berfokus pada kajian pertumbuhan, kualitas, kesejahteraan, serta model pengembangan manusia Papua di 6 wilayah adat.
  • Keselamatan Tanah dan SDA: Mencakup dokumentasi status hukum tanah adat dalam negara, pengelolaan SDA, serta perumusan mekanisme distribusi hasil pengelolaan SDA yang adil antardaerahan, suku, dan keluarga Orang Asli Papua (OAP).
  • Restrukturisasi Organisasi: Penguatan struktur kelembagaan DAD Grime Nawa yang membawahi 6 Dewan Adat Suku (DAS), pengembangan SDM pengelola, serta kolaborasi pengelolaan keuangan yang transparan.
  • Mitra Kerjasama Advokasi & Monev: Menggandeng mitra untuk advokasi kebijakan di tingkat wilayah Tabi hingga suku, serta merumuskan alat (tools) monitoring dan evaluasi program serta keuangan.

Pembentukan Komisi Kerja dalam Sidang Pleno II

Menutup rangkaian agenda pada hari Jumat, 21 Agustus 2026, Sidang Pleno II yang dipimpin oleh Pimpinan Sidang Tetap resmi membentuk dan membagi peserta ke dalam komisi-komisi kerja:

  • Komisi A: Membidangi Organisasi
  • Komisi B: Membidangi Program Kerja
  • Komisi C: Membidangi Rekomendasi

Sidang Pleno II resmi mengesahkan struktur keanggotaan beserta Penanggung Jawab (PIC) masing-masing komisi. Seluruh komisi langsung diarahkan untuk melaksanakan rapat intensif guna merumuskan draf final program kerja dan rekomendasi adat yang akan dijalankan oleh pengurus baru. (Tim Media Center)

Tertarik Bermitra dengan PPMA Papua?

Kami terbuka untuk kolaborasi dengan lembaga, pemerintah, dan sektor swasta yang memiliki komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat adat Papua.