Beranda › Blog

Blog

Berita & Informasi

PAPEDA Summit 2026 Merajut Harmoni Alam dan Manusia Papua

24 Sep 2026 · Penulis PPMA

PAPEDA Summit 2026 Merajut Harmoni Alam dan Manusia Papua

Sorong, Papua Barat Daya — Di tengah rimbunnya hutan primer dan luasnya bentang laut Nusantara, ada asa baru yang bersemi dari sudut Kota Sorong. Sebanyak 1.030 orang berkumpul dengan satu tujuan mulia. Mereka ingin memastikan masa depan Tanah Papua tetap hijau, lestari, dan berdaya.

Digelar pada 2 hingga 4 September 2026, PAPEDA Summit 2026 (Papua Action for Development, Economy, and Sustainable Nature) bukan sekadar ajang seremonial biasa. Forum akbar ini diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bersama lebih dari 50 organisasi masyarakat sipil serta mitra pembangunan. Mengusung tema “Celebrating Papua Action for People, Environment, and Sustainable Development,” kegiatan ini merangkul suara-suara dari pegunungan hingga pesisir.

Tanah Papua memegang peran vital bagi bumi. Wilayah ini menyimpan sekitar 34,2 juta hektare hutan primer dan 1,6 juta hektare mangrove. Tak hanya itu, tanah Cenderawasih juga berada di jantung Coral Triangle serta menjadi rumah bagi lebih dari enam juta jiwa dengan ratusan komunitas adat.

Namun, kekayaan alam ini harus dijaga agar tidak tergerus arus zaman. Melalui PAPEDA Summit 2026, arah pembangunan bergeser. Pertumbuhan ekonomi tidak lagi diukur dari angka semata, melainkan dari seberapa baik ekosistem terjaga dan seberapa adil kesejahteraan dibagikan kepada masyarakat lokal.

Gubernur Papua Barat Daya dalam sambutannya menegaskan bahwa pertemuan ini harus berbuah nyata. Pemerintah berkomitmen penuh mempercepat pemetaan dan perlindungan hukum atas tanah adat.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., yang hadir sebagai pembicara kunci, menyatakan bahwa kedaulatan pangan harus bertumpu pada sumber daya lokal. Ia percaya bahwa masyarakat Papua harus diberi kepercayaan penuh untuk mengelola dan menentukan arah masa depan mereka sendiri.

Dipimpin oleh Julian Kelly Kambu selaku Ketua Panitia, forum ini memusatkan energi pada lima agenda utama:

Selama tiga hari, rangkaian acara diisi oleh 5 sesi pleno, 15 sesi paralel, serta pameran PAPEDA Expo yang memukau. Semangat kolaborasi ini membuktikan satu hal: Papua mampu membangun masa depan gemilang tanpa harus merusak alam yang telah menghidupi mereka turun-temurun. (Jahya Lourentz)

Tertarik Bermitra dengan PPMA Papua?

Kami terbuka untuk kolaborasi dengan lembaga, pemerintah, dan sektor swasta yang memiliki komitmen terhadap pemberdayaan masyarakat adat Papua.