Artikel & Kabar Berita
"Darah Muda Tabi Bergolak Stop Rampas Hak Kami saatnya Revolusi Kultural Lawan Tirani Jakarta"!
Ketua Pemuda Adat Mamta-Tabi, Yulianus Dwaa, SKM, mengibarkan bendera perlawanan total demi menyelamatkan eksistensi manusia, tanah, dan sumber alam yang tersisa di wilayah Mamberamo Tami (Mamta) Tabi.
24 Oktober 2026 Walau Sepi di Telan Masa DAS Demutru Namblong Gelar Syukur
Dewan Adat Suku (DAS) Demuotru selenggarakan Ibadah Syukur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Kebangkitan Masyarakat Adat Kabupaten Jayapura. Perayaan yang dipusatkan di Pondok Irung Sip DAS Demuotru, Kampung Sarmaikrang, Distrik Nimboran tersebut berlangsung dengan penuh khidmat meski dikemas dalam kesederhanaan. Momentum bersejarah ini menjadi refleksi penting bagi para tokoh adat, mantan birokrat, hingga pemerintah distrik untuk kembali komitmen kedaulatan, persatuan, dan eksistensi hukum adat dalam dinimika sosial politik dan kepentingan yang sulit di bendung.
Pentingnya Menghormati Gagasan Besar Mengembalikan Jati Diri Masyarakat Adat di Kabupaten Jayapura
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Kebangkitan Masyarakat Adat Kabupaten Jayapura pada 24 Oktober 2026, diselenggarakan Ibadah Syukur di Pondok Dewan Adat Suku (DAS) Namblong, Kampung Sarmaikrang, Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura.
Siapa PPMA Papua?
Perkumpulan Terbatas untuk Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat Adat (PPMA) Papua adalah bagian dari Civil Society Organisation (CSO) yang bergerak di bidang pengorganisasian dan penguatan masyarakat adat, berkaitan dengan kepastian hak dan ruang hidupnya untuk kemandirian dan kesejahteraannya.
Didirikan pada tahun 1988 dengan nama Yayasan Pendidikan Hukum Masyarakat Adat (YKPHMA) Irian Jaya, oleh Ibu Maria Ruwiastuti, Zadrak Wamebu, Dr. Loupaty, dan beberapa pendiri lainnya — sebagai respons atas kondisi HAM masyarakat adat yang semakin tertindas di Papua.
Akta Pendirian
31 Oktober 1997
Periode Kerja
2020 – 2025
Visi Organisasi
"Terwujudnya Masyarakat Adat Papua Yang Mampu Mengorganisir Diri Dan Merekonsiliasi Hubungan Dengan Tuhan Dan Alam Semesta Papua Untuk Kehidupan Yang Berdaulat Dan Berkelanjutan Dalam Berbagai Aspek Kehidupan Di Tahun 2040"
Tata Nilai
Transparansi
Demokrasi
Kesetaraan Gender
Partisipasi
Keberlanjutan
Kelestarian
Aktivitas & Jejak Rekam
Habel Samon
Office Manager - Perkumpulan Terbatas untuk Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat Adat ( Pt. PPMA ) Papua
Ibu Naomi Marasian,SE
Direktur Eksekutif - Perkumpulan Terbatas untuk Pengkajian dan Pemberdayaan Masyarakat Adat ( Pt. PPMA )Papua
Pemutaran Film Pesta Babi
PPMA Papua melakukan pemutaran Film Pesta Babi bersama anak anak PAR GKI Kairos Abepura, Kota Jayapura
Aktivitas di Kantor PPMA Papua
Berbagai foto dokumentasi dan kegiatan PPMA
5 Pilar Utama PPMA
Setiap pilar dirancang untuk memperkuat posisi dan hak masyarakat adat di 7 wilayah adat Tanah Papua.
Penguatan Masyarakat Adat
Pengorganisasian MA, penguatan kelembagaan adat, pendidikan dan pelatihan, pemetaan wilayah adat, kajian sosial budaya, survey potensi ekonomi, dan perencanaan wilayah berbasis kearifan lokal.
Kajian Pendidikan Publik
Kajian perundang-undangan, pendataan investasi, survey & investigasi konflik, membangun sistem informasi data, pengembangan media dan jaringan, kampanye advokasi.
Pengembangan Ekonomi MA
Penataan kelembagaan ekonomi, pengembangan sumber potensi ekonomi, pelatihan keterampilan usaha dan desain produk, pengurusan perijinan usaha.
Penguatan Perempuan Adat
Pemberdayaan kelompok perempuan melalui organisasi perempuan, pendidikan dan pelatihan gender, peningkatan kapasitas, memperkuat partisipasi perempuan dalam ruang publik.
Penguatan Institusi & Sumber Daya
Penguatan kapasitas kelembagaan PPMA melalui peningkatan sumber daya staf, pendataan dan pengelolaan aset, pengefektifan manajemen sistem internal, Fund Raising, dan memastikan keberlanjutan organisasi.